banner 300250
banner 300250
BISNISDAERAHEkonomisosial

KAI Daop 7 Madiun Genjot Bisnis Non-Angkutan, Hadirkan Lounge dan Kolaborasi Transportasi Daring di Stasiun

×

KAI Daop 7 Madiun Genjot Bisnis Non-Angkutan, Hadirkan Lounge dan Kolaborasi Transportasi Daring di Stasiun

Sebarkan artikel ini
KAI Daop 7 Madiun Memperkuat Lini Bisnis

KEDIRI, Kabinetri.id– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat strategi bisnis dengan mengoptimalkan sektor non-angkutan atau non-core business guna meningkatkan pendapatan perusahaan dan memaksimalkan pemanfaatan aset.

Langkah ini diwujudkan melalui pengembangan berbagai usaha penunjang di luar layanan utama angkutan penumpang dan barang, termasuk optimalisasi aset properti di lingkungan stasiun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa pemanfaatan aset seperti lahan dan bangunan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan bisnis tersebut.

“Pengembangan bisnis non-core kini menjadi salah satu prioritas kami. Setiap aset yang dimiliki diupayakan memiliki nilai tambah secara ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan perusahaan,” ujar Tohari (2/5).

Optimalisasi tersebut mencakup pengembangan area komersial seperti kios, ruang iklan, hingga sistem pengelolaan parkir yang lebih modern di sekitar stasiun.

Selain itu, KAI Daop 7 Madiun juga memperkuat lini bisnis melalui pendekatan berbasis hospitality dengan membangun ekosistem transportasi yang terintegrasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan layanan transportasi daring di Stasiun Madiun.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan dalam melanjutkan perjalanan setelah turun dari kereta api, sekaligus meningkatkan kenyamanan melalui penyediaan fasilitas pendukung.

Sebagai bagian dari inovasi tersebut, KAI Daop 7 Madiun menghadirkan Lounge khusus bagi pelanggan yang menunggu transportasi lanjutan. Fasilitas ini mulai dapat dinikmati sejak Jumat (1/5/2026).

Di lounge tersebut, pelanggan mendapatkan ruang tunggu yang lebih nyaman dengan pelayanan yang lebih personal dibandingkan area tunggu umum.

“Sinergi ini merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem layanan terintegrasi. Kami ingin memastikan pengalaman pelanggan tidak berhenti saat turun dari kereta, tetapi terus berlanjut dengan layanan yang nyaman dan relevan,” tambah Tohari.

Peluncuran fasilitas ini juga disertai dengan kegiatan penyambutan pelanggan serta pembagian merchandise bagi pengguna layanan transportasi daring di area lounge.

KAI Daop 7 Madiun berharap, inovasi berbasis hospitality ini mampu meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat fondasi bisnis perusahaan melalui pengembangan sektor non-angkutan yang berkelanjutan. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *