banner 300250
banner 300250
POLRI

Polresta Banyuwangi Kawal Penyetoran 6,25 Ton Jagung ke Bulog, Pastikan Proses Transparan dan Aman

×

Polresta Banyuwangi Kawal Penyetoran 6,25 Ton Jagung ke Bulog, Pastikan Proses Transparan dan Aman

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, Kabinetri.id — Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Pada Rabu (10/12/2025), jajaran Bag SDM Polresta Banyuwangi bersama Kanit Binmas Polsek Tegalsari melakukan pendampingan kepada petani saat penyetoran hasil panen jagung ke Perum Bulog Kancab Banyuwangi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polresta Banyuwangi untuk memastikan proses distribusi dan penjualan komoditas pertanian berjalan tertib, transparan, aman, sekaligus memberikan kepastian pelayanan bagi para petani jagung di Kabupaten Banyuwangi.

Pendampingan dilakukan kepada H. Boiran, petani asal Kecamatan Tegalsari, yang diwakili oleh putranya, Supriyadi. Setibanya di Perum Bulog Banyuwangi, total 6,25 ton jagung diterima dengan kualitas kadar air 13,8 persen dan aflatoksin 50 ppb.

Bulog Banyuwangi menetapkan harga pembelian Rp 6.400 per kilogram, sesuai standar pembelian jagung pipil kering yang berlaku nasional. Proses timbang, cek kualitas, dan serah terima berlangsung di bawah pengawasan aparat kepolisian untuk memastikan tidak ada kecurangan dan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan.

Supriyadi menyampaikan apresiasi kepada Polresta Banyuwangi atas pendampingan yang diberikan.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan ini. Terima kasih kepada Polresta Banyuwangi dan Bulog,” ujarnya.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari peran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh, tidak terbatas pada penegakan hukum saja.

“Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga untuk mendukung sektor pangan dan membantu masyarakat dalam proses distribusi hasil panen. Kami ingin memastikan para petani merasa aman, dihargai, dan mendapat pelayanan terbaik,” tegas Kapolresta.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Polresta Banyuwangi, Perum Bulog, dan para petani menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pangan di Banyuwangi, terutama untuk komoditas strategis seperti jagung.

“Sinergi antara Polresta Banyuwangi, Bulog, dan para petani merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas pangan daerah,” pungkasnya. (R46)

Pewarta: Ruslan Abdul Gani 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *