banner 300250
banner 300250
DAERAHDPRKESRAMARVESNASIONALPemerintah Daerahsosial

161 Jemaah Haji Kota Blitar Tiba dengan Selamat, Satu Wafat di Tanah Suci

×

161 Jemaah Haji Kota Blitar Tiba dengan Selamat, Satu Wafat di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
161 Jemaah Haji Asal Kota Blitar Tiba Di Gedung Kusumo Wicitro

BLITAR, Kabinetri.id– Sebanyak 161 jemaah haji asal Kota Blitar tiba dengan selamat di Gedung Kusumo Wicitro, Kota Blitar, Minggu (28/6/2026) pkl 23.45 malam. Kepulangan para tamu Allah tersebut disambut penuh haru oleh keluarga dan jajaran pemerintah daerah setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jemaah. Dari total 162 jemaah yang diberangkatkan tahun ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di Makkah sehingga jumlah jemaah yang kembali ke Kota Blitar menjadi 161 orang.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Blitar, Purnomo Kota Blitar, mengatakan seluruh jemaah yang tiba dalam kondisi selamat dan proses kepulangan berlangsung tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah jemaah haji Kota Blitar sudah sampai di tanah air dengan selamat. Mereka tiba di Gedung Kusumo Wicitro tanpa ada halangan apa pun,” ujarnya (29/6).

Selain Kota Blitar, pemulangan jemaah asal Kabupaten Blitar juga berlangsung secara bertahap. Sebanyak 116 jemaah yang tergabung dalam Kloter 106 telah tiba pada Senin malam dan disambut di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Srengat.

Secara keseluruhan, Kabupaten Blitar memberangkatkan 913 jemaah haji. Dari jumlah tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, sementara satu jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit di Madinah karena belum dinyatakan layak terbang. Kemenag berharap jemaah tersebut dapat segera dipulangkan setelah kondisi kesehatannya membaik.

Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim, turut menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah meski diiringi kabar duka.

“Alhamdulillah jemaah haji Kota Blitar sudah kembali. Memang ada satu jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci. Namun secara umum kondisi para jemaah sehat dan terlihat bugar meskipun tiba pada malam hari,” katanya.

Syahrul juga mendorong Pemerintah Kota Blitar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sebagai bahan perbaikan pada musim haji berikutnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan perlu dilakukan mulai dari pelaksanaan manasik, fasilitasi keberangkatan, hingga penyediaan akomodasi bagi jemaah selama berada di Makkah.

Selain itu, ia menilai peran Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) harus lebih dioptimalkan agar mampu memberikan pendampingan maksimal kepada para jemaah.

“Kami berharap petugas yang dikirim tidak hanya sekadar ikut berangkat, tetapi benar-benar memaksimalkan perannya untuk membantu dan memfasilitasi seluruh kebutuhan jemaah selama menjalankan ibadah haji,” tegasnya. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *