banner 300250
banner 300250
BISNISBudayaDAERAHEkonomiKESRAPemerintah Daerahsosial

Blitar Djadoel 2026 Resmi Digelar 8-12 Juli, Sajikan Kuliner Jadul hingga Lorong Empat Era Sejarah

×

Blitar Djadoel 2026 Resmi Digelar 8-12 Juli, Sajikan Kuliner Jadul hingga Lorong Empat Era Sejarah

Sebarkan artikel ini
Blitar Djadoel 2026 Resmi Digelar 8-12 Juli

BLITAR, Kabinetri.id– Aroma kuliner tempo dulu, deretan barang antik, hingga lorong yang mengajak pengunjung menelusuri perjalanan sejarah Indonesia bakal menjadi daya tarik utama Bazar Blitar Djadoel 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-15, agenda tahunan kebanggaan Kota Blitar itu siap digelar pada 8-12 Juli 2026 di Aloon-Aloon Kota Blitar.

Mengusung tema “Ngrembaka Kinarya Pinuju Praja Utama”, Bazar Blitar Djadoel tahun ini tidak hanya mempertahankan nuansa nostalgia, tetapi juga menghadirkan konsep baru yang membawa pengunjung menyusuri perjalanan bangsa mulai dari era kerajaan, masa perjuangan kemerdekaan, periode pascakemerdekaan, hingga kehidupan modern.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan. Bahkan, sejumlah peserta telah mulai melakukan penataan stan di kawasan penyelenggaraan.

“Sebagian peserta sudah mulai melakukan loading. Seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Alun-Alun Kota Blitar. Bazar Blitar Djadoel sudah menjadi agenda tahunan sekaligus ikon Kota Blitar,” ujar Parminto, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, inovasi tahun ini tetap mempertahankan ciri khas tempo dulu, namun dikemas lebih menarik melalui lorong-lorong tematik yang menggambarkan perkembangan sejarah Indonesia.

“Memang ada konsep baru, tetapi tetap mempertahankan nuansa tempo dulu. Pengunjung akan merasakan perjalanan dari masa ke masa melalui konsep yang kami siapkan,” katanya .

Selama lima hari pelaksanaan, masyarakat dapat menikmati beragam sajian khas masa lampau di zona Pasar Tradisional dan Kuliner Djadoel. Aneka makanan legendaris seperti punten, cenil, dawet, serabi hingga es pleret akan menjadi bagian dari pengalaman bernostalgia.

Tak hanya kuliner, Bazar Blitar Djadoel 2026 juga menghadirkan Pusat Kerajinan yang menampilkan batik, rajut, ecoprint, kerajinan kayu hingga batok kelapa. Sementara di area barang antik, pengunjung dapat menemukan koleksi keris, sepeda onthel, motor klasik, uang kuno, hingga berbagai benda bersejarah lainnya.

Ratusan peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), komunitas, asosiasi, pelaku UMKM, hingga perwakilan daerah sekitar juga akan memeriahkan bazar. Kehadiran stan UMKM diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus memperkuat geliat ekonomi kreatif di Kota Blitar.

Suasana semakin semarak melalui Panggung Rakyat yang menampilkan pertunjukan keroncong, jaranan, tari tradisional, serta permainan rakyat seperti egrang dan dakon. Panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan bertema tempo dulu, mulai dekorasi stan, mewarnai objek sejarah, permainan tradisional, lomba busana tradisional, hingga fotografi.

Rangkaian acara akan diawali Kirab Budaya Jadul pada Rabu (8/7/2026) yang melibatkan becak wisata, dokar, dan sepeda onthel, dilanjutkan pembukaan resmi serta Sendra Tari Barongan.

Hari berikutnya diisi lomba mewarnai objek sejarah, dolanan tradisional massal, hingga hiburan komunitas. Sementara nostalgia layar tancap dijadwalkan pada Jumat malam, disusul pelatihan tari tradisional gratis, lomba fotografi dan videografi sinematik, serta keroncong nostalgia pada Sabtu.

Puncak kemeriahan berlangsung Minggu (12/7/2026) melalui jalan sehat dan sepeda onthel jadul yang dilanjutkan pertunjukan musik tradisional serta parade band sekolah.

Parminto berharap Bazar Blitar Djadoel tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

“Pengunjung juga akan menemukan beragam makanan tradisional dan permainan rakyat yang menjadi ciri khas penyelenggaraan Bazar Blitar Djadoel,” pungkasnya.

Hingga kini, panitia masih menyelesaikan berbagai persiapan teknis, termasuk seremoni pembukaan dan daftar tamu undangan. Antusiasme masyarakat pun diperkirakan kembali tinggi mengingat Bazar Blitar Djadoel telah menjadi salah satu agenda wisata budaya terbesar dan paling dinanti di Kota Blitar setiap tahunnya. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *