banner 300250
banner 300250
BudayaDAERAHEkonomiKESRAMARVESPemerintah Daerahsosial

Blitar Djadoel 2026 Dibuka, Liburan Berasa Menjelajah Sejarah Sekaligus Dongkrak UMKM Kota Blitar

×

Blitar Djadoel 2026 Dibuka, Liburan Berasa Menjelajah Sejarah Sekaligus Dongkrak UMKM Kota Blitar

Sebarkan artikel ini
Event Blitar Djadoel Resmi Dibuka Di Kawasan Alun-Alun Kota Blitar

BLITAR, Kabinetri.id– Pemerintah Kota Blitar kembali menghadirkan gelaran tahunan Blitar Djadoel 2026 dengan wajah baru yang lebih sederhana, namun kaya akan nilai sejarah dan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar, penjabat sekretaris daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, perbankan, BUMN, BUMD, pelaku usaha, serta ratusan pelaku UMKM yang turut meramaikan bazar. Pemerintah pusat turut hadir diwakili oleh Tenaga Ahli Menteri UMKM Hendri Budi Prasetyo. Event Blitar Djadoel resmi dibuka di kawasan Alun-Alun Kota Blitar dengan mengusung konsep perjalanan lintas zaman, mulai dari era kerajaan hingga masa pasca-kemerdekaan.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan , konsep penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya. Pemerintah memilih menghadirkan suasana yang lebih natural dengan menghadirkan dekorasi, ornamen, hingga tenda bergaya tempo dulu sehingga pengunjung dapat merasakan atmosfer sejarah secara lebih nyata.

“Konsep Blitar Djadoel kali ini lebih natural. Kami membawa pengunjung melintasi waktu, mulai dari zaman kerajaan, pra-kemerdekaan, masa kolonialisme, hingga pasca-kemerdekaan. Bahkan ornamen pendukung seperti tenda-tenda yang digunakan memakai model tempo dulu untuk memperkuat kesan jadulnya,” ujar Wali Kota Blitar saat meninjau lokasi acara (8/7).

Tak hanya menjadi pesta budaya, Blitar Djadoel 2026 juga diproyeksikan sebagai destinasi wisata unggulan selama musim liburan sekolah. Pemerintah Kota Blitar berharap masyarakat memiliki alternatif rekreasi tanpa harus bepergian ke luar daerah, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi para pelaku UMKM.

Optimisme tersebut didukung keberhasilan sejumlah agenda sebelumnya, seperti Soekarno Coffee Fest dan Car Free Day, yang dinilai mampu menghidupkan pusat kota. Pemkot Blitar pun terus mendorong terwujudnya konsep kota yang aktif selama 24 jam melalui pengembangan wisata malam, termasuk rencana membuka kawasan wisata strategis seperti kompleks Makam Bung Karno agar dapat diakses lebih lama.

Selama penyelenggaraan Blitar Djadoel 2026, pemerintah menargetkan jumlah kunjungan mencapai ratusan ribu orang. Dengan estimasi lebih dari 20 ribu pengunjung setiap hari, nilai perputaran ekonomi diproyeksikan melampaui Rp1 miliar selama event berlangsung.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Blitar juga melakukan pembenahan tata kelola parkir untuk menjawab keluhan masyarakat yang kerap muncul saat pelaksanaan event besar. Wali Kota telah menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwali) terbaru yang menurunkan tarif parkir khusus selama penyelenggaraan acara.

Tarif parkir kendaraan roda dua kini ditetapkan sebesar Rp2.000 dari sebelumnya Rp5.000. Sementara tarif parkir mobil diturunkan menjadi Rp3.000 dari sebelumnya Rp10.000.

Selain penyesuaian tarif, seluruh juru parkir resmi diwajibkan mengenakan seragam lengkap yang dilengkapi identitas berupa nama dan nomor registrasi. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan sekaligus mencegah praktik juru parkir liar.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan pungutan parkir yang tidak sesuai ketentuan atau tindakan tidak kooperatif dari oknum juru parkir. Laporan dapat disampaikan melalui kanal pengaduan Sapamaos Wali maupun layanan resmi Pemerintah Kota Blitar untuk segera ditindaklanjuti.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Blitar Djadoel 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda budaya yang memperkenalkan sejarah Kota Blitar kepada generasi muda, tetapi juga menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan yang aman, nyaman, serta memberikan manfaat bagi pelaku UMKM maupun masyarakat luas. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *