banner 300250
banner 300250
BudayaDAERAHPOLITIKsosial

Momen Haru di Makam Bung Karno, Cucu Sang Proklamator Disambut Ribuan Simpati di Blitar

×

Momen Haru di Makam Bung Karno, Cucu Sang Proklamator Disambut Ribuan Simpati di Blitar

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Blitar

BLITAR, Kabinetri.id– Langkah kaki Frederik Kiran Soekarno Seegers menyusuri kompleks Makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Kamis (30/7/2026), bukan sekadar perjalanan seorang cucu kepada kakeknya. Di tempat yang menjadi tujuan ziarah ribuan orang dari berbagai penjuru negeri itu, tersimpan ikatan sejarah yang kembali dipertemukan oleh waktu.

Frederik Kiran Soekarno Seegers, putra Kartika Sari Dewi Soekarno ,putri Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, bersama Ratna Sari Dewi datang ke Blitar dalam rangkaian kunjungannya ke Indonesia. Bersama sejumlah rekannya, ia secara khusus berziarah untuk memberikan penghormatan kepada Sang Proklamator.

Suasana pagi di kompleks makam berlangsung khidmat. Kehadiran Kiran menarik perhatian para peziarah, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Blitar yang menyambutnya dengan penuh kehangatan.

Dalam sambutannya, Kiran mengaku bahagia akhirnya dapat berdiri langsung di hadapan makam kakeknya, sosok yang dikenalnya sebagai tokoh besar bangsa Indonesia.

“Nama saya Kiran, saya senang sekali bisa berada di sini bersama teman-teman saya. Saya sangat merasa terhormat dapat berdiri di hadapan Anda sekalian dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada kakek saya (Bung Karno),” ujar Kiran.

Bagi Kiran, ziarah tersebut bukan hanya bentuk penghormatan kepada leluhurnya, tetapi juga menjadi momen mempererat hubungan dengan masyarakat yang selama ini menjaga dan merawat warisan sejarah Bung Karno di Kota Blitar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran cucu biologis Bung Karno di Kota Blitar. Menurutnya, kunjungan tersebut memiliki makna mendalam bagi masyarakat yang selama ini menjadikan Bung Karno sebagai inspirasi perjuangan.

“Hari ini kita sangat bersyukur dan berbahagia atas kehadiran cucu Sang Proklamator Bung Karno. Bung Karno adalah kebanggaan seluruh bangsa Indonesia, tak terkecuali warga Blitar. Beliau adalah keturunan biologis, sementara kita semua adalah keturunan ideologis Bung Karno. Kami menyambut kehadiran Mas Kiran dengan penuh suka cita dan berharap ziarah ini bisa terus menjadi agenda rutin setiap tahunnya,” kata Guntur.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa nilai-nilai perjuangan Bung Karno masih hidup di tengah masyarakat. Bagi kader PDI Perjuangan maupun masyarakat Blitar, warisan Bung Karno bukan sekadar catatan sejarah, melainkan semangat yang terus diwariskan lintas generasi.

Rangkaian ziarah ditutup dengan doa bersama dan prosesi tabur bunga di pusara Sang Proklamator. Di tengah keheningan kompleks makam, momen itu menjadi simbol bahwa hubungan keluarga, sejarah, dan cita-cita kebangsaan tetap terjalin erat meski telah melewati puluhan tahun.

Kunjungan Frederik Kiran Soekarno Seegers ke Blitar sekaligus memperlihatkan bahwa jejak pemikiran dan perjuangan Bung Karno tidak berhenti pada generasi pertama keluarganya.

Warisan tersebut terus dikenang, dipelajari, dan menjadi pengikat antara keturunan biologis maupun mereka yang meyakini nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator sebagai bagian dari identitas kebangsaan Indonesia. Tidak hanya ziarah ke Makam sang Eyang, kunjungan Mas Kiran berikutnya ke Istana Gebang yang merupakan rumah masa kecil Sang Proklamator.(Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *