banner 300250
banner 300250
BudayaDAERAHEkonomisosial

Harlah ke-12 Kampung Coklat Blitar Meriah, 1.700 Anak Ikuti Lomba hingga Pengajian Gus Iqdam

×

Harlah ke-12 Kampung Coklat Blitar Meriah, 1.700 Anak Ikuti Lomba hingga Pengajian Gus Iqdam

Sebarkan artikel ini
Puncak Peringatan Harlah ke-12 Akan Digelar Pada Minggu, 9 Agustus 2026

BLITAR, Kabinetri.id– Wisata Kampung Coklat Blitar menyiapkan rangkaian kegiatan berskala besar dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12. Perayaan yang berlangsung sepanjang Agustus 2026 itu tidak hanya menjadi momentum rasa syukur atas perjalanan destinasi wisata edukasi tersebut, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan ribuan peserta, mulai dari lomba mewarnai, pengajian akbar bersama Gus Iqdam, jalan sehat berhadiah hingga program tiket masuk gratis.

Ketua Panitia Harlah ke-12 Kampung Coklat, Abdul Haris Fauzan, mengatakan seluruh rangkaian acara dirancang agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat sekaligus memperkuat posisi Kampung Coklat sebagai destinasi wisata keluarga yang mengedepankan nilai edukasi, kebersamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Agenda pembuka diawali dengan Lomba Mewarnai Anak dan Orang Tua yang diikuti total 1.700 peserta dari jenjang PAUD dan TK. Sebanyak 400 peserta berasal dari kategori PAUD, sementara 1.300 peserta lainnya merupakan siswa TK dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Blitar.

Berbeda dengan lomba pada umumnya, kompetisi ini mengusung konsep kolaboratif, di mana proses mewarnai dilakukan bersama anak dengan orang tua atau pendamping. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional dalam keluarga sekaligus mengembangkan kreativitas anak sejak usia dini.

Pelaksanaan lomba juga mendapat dukungan dari IGTKI, HIMPAUDI, dan IGABA Kabupaten Blitar. Penilaian dilakukan oleh dua orang dewan juri berdasarkan petunjuk teknis yang telah ditetapkan panitia, dengan enam kategori penghargaan di masing-masing jenjang, mulai Juara I hingga Harapan III.

“Lomba mewarnai ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak saja, tetapi dikerjakan bersama mamanya. Jadi ada kolaborasi antara siswa, orang tua, dan dukungan pendamping guru. Kami ingin Kampung Coklat menjadi sarana edukasi dan kebahagiaan bagi keluarga dari seluruh lapisan masyarakat,” ujar Abdul Haris Fauzan (6/8).

Puncak peringatan Harlah ke-12 akan digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026 melalui pengajian umum dan shalawat bersama Gus Iqdam dari Majelis Ta’lim Sabilu Taubah. Kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat luas dan diproyeksikan menjadi magnet utama dalam rangkaian perayaan tahun ini.

Selanjutnya, penutupan Harlah dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026 melalui Jalan Sehat Keluarga. Dengan harga kupon hanya Rp5.000, peserta berkesempatan memperoleh hadiah utama berupa satu unit motor listrik serta puluhan doorprize dengan total hadiah mencapai sekitar Rp20 juta.

Menurut Abdul Haris Fauzan, harga kupon sengaja diturunkan dibanding tahun sebelumnya agar semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Selain menghadirkan berbagai agenda hiburan dan edukasi, Kampung Coklat juga kembali melaksanakan program tiket masuk gratis sebagai bentuk rasa syukur sekaligus apresiasi kepada masyarakat. Program ini disinergikan dengan peringatan Hari Jadi Blitar ke-702 dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertepatan dengan momentum berdirinya Kampung Coklat pada 17 Agustus.

Panitia mencatat sekitar 2.000 pengunjung memanfaatkan program tiket gratis pada pelaksanaan 5 Agustus lalu. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat signifikan menjelang puncak peringatan 17 Agustus.

“Harapan kami adalah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blitar. Tiket gratis ini kami berikan dalam rangka Hari Jadi Blitar ke-702 dan HUT RI ke-81, sekaligus merayakan Harlah Wisata Kampung Coklat yang ke-12. Kami ingin memberikan apresiasi agar masyarakat dari kelas sosial manapun bisa menikmati berwisata di Kampung Coklat secara gratis,” kata Abdul Haris Fauzan .

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kampung Coklat tidak hanya merayakan perjalanan 12 tahun sebagai destinasi wisata edukasi, tetapi juga memperkuat perannya sebagai ruang berkumpul bagi keluarga, pelaku pendidikan, komunitas, dan masyarakat luas. Semangat kolaborasi, kepedulian sosial, serta keterbukaan menjadi pesan utama yang ingin dihadirkan dalam peringatan Harlah ke-12 tahun ini. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *