banner 300250
banner 300250
BudayaDAERAHKESRAMARVESNASIONALPEMERINTAHANPOLRIsosialTNI

Dandim 0808 Blitar Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Tengah Malam

×

Dandim 0808 Blitar Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Tengah Malam

Sebarkan artikel ini
Inspektur Upacara Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan

BLITAR, Kabinetri.id— Suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya, Kota Blitar, Jawa Timur, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) tengah malam.

Sekitar 250 peserta mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) yang digelar mulai pukul 23.30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Blitar, TNI-Polri, DPRD, serta jajaran pemerintah dan instansi terkait.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, SH, MM, MHI bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Kav Agung Ribowo, Danramil 0808/19 Wates.

Prosesi berlangsung dalam suasana khidmat. Lampu di area makam dipadamkan dan obor dinyalakan sebagai bagian dari penghormatan kepada para pahlawan. Setelah itu, dilakukan pembacaan naskah Ziarah Nasional dan Renungan Suci, mengheningkan cipta, pembacaan doa, serta penghormatan terakhir melalui tabur bunga di pusara para pahlawan.

Virlani mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin menjelang peringatan kemerdekaan. Menurut dia, renungan suci menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan dan pengorbanan para pahlawan sekaligus menumbuhkan nasionalisme.

“Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini dilaksanakan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia serta menumbuhkan jiwa nasionalisme,” kata Virlani.

Ia menambahkan, AKRS rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Kegiatan di TMP Raden Wijaya tersebut sekaligus menjadi ruang refleksi bagi generasi penerus. Kemerdekaan yang diperingati setiap 17 Agustus tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai pengingat atas pengorbanan para pahlawan dan tanggung jawab untuk menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *