BLITAR, Kabinetri.id– Babinsa Desa Tuliskriyo Koramil 0808/04 Sanankulon, Serma Aries K, mendampingi petani melakukan perawatan tanaman jagung di kawasan persawahan Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Wisanggeni sebagai bagian dari pendampingan program ketahanan pangan di wilayah binaan.
Dalam kegiatan itu, Serma Aries K turun langsung membantu petani membersihkan rumput liar dan gulma di sekitar tanaman jagung. Selain penyiangan, Babinsa bersama petani juga melakukan pemupukan pada tanaman untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan jagung.
Pembersihan gulma menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan tanaman. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman jagung dapat bersaing dalam memperoleh unsur hara, air, dan sinar matahari. Karena itu, penyiangan dilakukan secara berkala agar tanaman utama memperoleh kebutuhan pertumbuhan secara optimal.
Setelah proses pembersihan selesai, pemupukan dilakukan dengan mengaplikasikan pupuk secara merata pada bagian pangkal tanaman jagung. Perawatan yang dilakukan secara tepat waktu diharapkan dapat menunjang pertumbuhan tanaman hingga memasuki masa generatif dan meningkatkan kualitas hasil panen.
“Pembersihan gulma dan pemupukan secara berkala dilakukan untuk mengurangi persaingan nutrisi sekaligus membantu mencegah munculnya hama dan penyakit tanaman. Kami berharap pendampingan ini dapat membantu petani mengoptimalkan pertumbuhan tanaman jagung sehingga tumbuh subur, sehat, dan menghasilkan panen yang baik,” kata Serma Aries K.
Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya aparat teritorial dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat desa. Babinsa berupaya membangun koordinasi dengan petani serta pihak terkait dalam setiap tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga menghadapi masa panen.
Sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani dinilai diperlukan untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang muncul selama proses budidaya. Pendampingan secara langsung memungkinkan persoalan di lapangan dapat diketahui dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Sementara itu, anggota Poktan Wisanggeni menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan perawatan tanaman jagung. Kehadiran Serma Aries K di lahan pertanian juga memberikan pendampingan teknis sekaligus dukungan tenaga kepada para petani dalam mengelola tanaman.
Kegiatan bersama tersebut diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung produktivitas pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Desa Tuliskriyo. (Wiro)














