Jembrana, Kabinetri.id – Jumat (7/6/2023) pukul 09.30 Wita, bertempat di Balai Pertemuan Kantor Bendesa Adat Puseh Agung, Jl. Saestuhadi, Banjar Tengah, Negara, Jembrana. dilaksanakan kegiatan Jumat Curhat Menyama Braya Kapolres Jembrana dengan Tomas, Toga dan Lembaga Desa Adat Puseh Agung.
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kapolres Jembrana yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres Jembrana AKP Ni Made Srianti, S.H., Kapolsek Negara Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, S.H., KBO Sat Binmas Polres Jembrana Ipda I Putu Widiartama, Kanit Binmas Polsek Negara AKP I.B. Trisana, Lurah Banjar Tengah I Komang Ariawan, S.Sos., Bendesa Adat Puseh Agung I Nyoman Sutama, Ketua LPM Desa Adat Puseh Agung, Tomas, Toga, dan masyarakat Desa Adat Puseh Agung.
Diawal kegiatan Bendesa Adat Puseh Agung mengucapkan berterima kasih kepada Polres Jembrana karena telah bersedia dan hadir melaksanakan Kegiatan Jumat Curhat Menyama Braya Kapolres Jembrana di Balai Pertemuan Kantor Bendesa Adat Puseh Agung Kel. Banjar Tengah.
Pada kesempatan Jumat Curhat (Menyame Braya) Kapolres Jembrana tersebut, Kasat Binmas Polres Jembrana AKP Ni Made Srianti, S.H. juga mengucapkan terima kasih kepada Jro Bendesa dan masyarakat Desa Adat Puseh Agung Kel. Banjar Tengah yang telah menghadiri kegiatan ini.
Kasat Binmas menyampaikan pada kesempatan kali ini ada dua penyampaian penting yang di sampaikan yaitu tentang TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan Polisi RW. “Terkait TPPO agar masyarakat ikut turut serta peka terhadap lingkungannya dan tidak tergiur oleh tawaran-tawaran yang menjanjikan bekerja keluar daerah/luar negeri,” kata Kasat.
Lanjutnya, terkait program Polisi RW merupakan program dari pusat, kami disini juga sudah menjalankan perintah dari pusat dan tugas dari Polisi RW berbeda dengan Bhabinkamtibmas, tujuan dari Polisi RW adalah untuk mempermudah masyarakat melaporkan kejadian yang terjadi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami mewakili Bapak Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Adat Puseh Agung selama ini sudah turut menjaga situasi kamtibmas di desa. Kami berharap kedepannya masyarakat tetap bersinergi dengan Bhabinkamtibmas yang ada di Desa untuk bersama-sama kita menciptakan situasi kamtibmas yang selalu kondusif terlebih tahun depan akan dilaksanakan kegiatan politik,” ucap Kasat Binmas.
“Apabila ada masyarakat yang ingin menyampaikan permasalahan silahkan hubungi contact pengaduan Polres Jembrana yang sudah kami share ke masyarakat Jembrana,” imbau Kasat Ni Made Srianti.
Kemudian dari Kapolsek Negara Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, S.H. menambahkan, ada beberapa poin penting yang disampaikan terkait pemilu agar masyarakat tidak terpecah belah dikarenakan pilihan yang berbeda dan berharap tetap bersatu dan bersama-sama menjaga dan melancarkan pemilu yang akan datang ini.
“Kami selalu mengingatkan agar seluruh masyarakat taat terhadap peraturan lalulintas mengingat angka kecelakan yang termasuk tinggi di Kab. Jembrana ini,” ungkap Kapolsek.
“Terkait TPPO agar masyarakat tidak cepat tergiur akan tawaran-tawaran oknum tentang bekerja ke luar daerah/luar negeri, selalu waspada dan peka akan lingkungan,” jelasnya.
Terakhir Kapolsek menyampaikan terkait restorative justice adalah pendekatan untuk menyelesaikan konflik hukum dengan menggelar mediasi diantara korban dan terdakwa, dan kadang-kadang juga melibatkan para perwakilan masyarakat secara umum. “Dan sudah banyak juga kejadian yang diselesaikan dengan restorative justice,” ungkapnya.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada masyarakat Desa Adat Puseh Agung, Kel. Banjar Tengah.
Disela-sela kegiatan tersebut, Kapolres Jembrana yang diwakili oleh Kasat Binmas beraama Kapolsek Negara memberikan bantuan rambu-rambu/plang pengumuman untuk masyarakat Desa Adat Puseh Agung Kel. Banjar Tengah.














