Siantar, swarabhayangkara.com – Rumah Sakit Vita Insani yang berada ditengah tengah kota Pematangsiantar tepatnya dijalan Merdeka kel. Pahlawan, Kec. Siantar Timur, Pematangsiantar mengalami kebakaran di lantai 5 Rumah Sakit tersebut, Senin, 03 Juli 2023 sekitar pukul 13.30 wib
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, tetapi membuat panik seluruh pasien beserta keluarga pasien serta para medis dirumah sakit tersebut sehingga para pasien dan keluarga pasien serta para medis lari berhamburan keluar dari gedung Rumah Sakit yang berlantai 5 tersebut, beruntung nya pihak rumah sakit tersebut dengan sigap dan dengan peralatan seadanya seperti air dan APAR yang tersedia dirumah sakit tersebut berusaha memadamkan api dari salah satu ruangan di Rumah Sakit tersebut.
Rencus Sitompul, SH yang diwawancarai kru Swarabhayangkara.com mengatakan bahwa pihak Damkar Pemko Siantar mendapat informasi sekitar jam 13.45wib dan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan api agar tidak merambat ke ruangan lain yang ada di Rumah Sakit Tersebut, 4 unit Pemadam Kebakaran milik pemko Siantar dan 1 unit Pemadam Kebakaran milik Pemkab Simalungun turun ke lokasi kebakaran, saat tiba dilokasi pihak Damkar mendapat kesulitan karena susah nya mobil pemadam kebakaran untuk masuk k lokasi dikarenakan akses masuk untuk mobil damkar tidak bisa, maka pihak Damkar berinisiatif untuk menarik selang ke lantai 5 Rumah Sakit tersebut dan segera memadamkan api agar tidak merambat kemana mana.
Menurut Rencus sendiri dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting di salah satu ruangan di lantai 5 Rumah Sakit tersebut, hal itu menunggu hasil pemeriksaan pasti dari pihak kepolisian apa yang menjadi penyebab kebakaran tersebut, beliau sendiri mengatakan sangat terbantu sekali sebab sebelum mereka tiba dari pihak Rumah Sakit sendiri telah melakukan upaya pemadaman api dengan peralatan seadanya dan melakukan evakuasi terhadap pasien dan keluarga pasien yang saat kejadian berada di lantai 5 Rumah Sakit tersebut.
Menurut Rencus untuk mengantisipasi kejadian serupa pihak Damkar pemko Siantar akan meminta kepada pihak Rumah Sakit agar minimal setiap 3 bulan sekali dilakukan pelatihan atau simulasi untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan bila terjadi kebakaran dan sampai berita ini diturunkan kru masih menunggu klarifikasi dari pihak Rumah Sakit tentang kejadian kebakaran tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian tentang penyebab kebakaran tersebut. (Gans)














