banner 300250
banner 300250
Pendidikan

Baru Sepekan Dikerjakan, Atap SDN Bendo 1 Kota Blitar Ambruk

×

Baru Sepekan Dikerjakan, Atap SDN Bendo 1 Kota Blitar Ambruk

Sebarkan artikel ini

BLITAR|| Kabinetri.id – Proyek rehabilitasi atap bangunan SDN Bendo 1 Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar yang baru berjalan satu minggu, mendadak ambruk pada Kamis (16/10). Meski tidak ada korban dalam insiden tersebut, namun kejadian ini langsung mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD Kota Blitar.

Atap yang ambruk merupakan bagian dari proyek rehabilitasi ruang kelas yang dibiayai dari dana APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp 152 juta.

Menanggapi insiden tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto sangat menyayangkan atas kejadian tersebut. Ia meminta pihak pelaksana proyek untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

“Saya rasa di perencanaan itu kurang matang, tidak memperhitungkan aspek kekuatan dari tembok. Karena dilihat dari kontruksi atapnya hanya menempel ke tembok,” ucapnya.

Selain itu, ia menilai bangunan atap dengan material yang dipakai dirasa belum mempunyai kekuatan untuk menopang berat atapnya.

“Secara teknis kekuatan bangunan dari lebar dan panjang, dengan beban yang sangat berat ini akan rubuh kembali ketika akan dipasang jika tidak ada penyangga,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa secepatnya akan memanggil pihak terkait agar bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Karena ini masih dalam pengerjaan saya meminta para pihak bertanggung jawab. Besok komisi satu untuk memanggil perencana, pengawas dan kontraktornya,” tegas Totok.

“Sehingga kesimpulan kami ada di perencanaan ,tidak memperhitungkan aspek kekuatan barang dan kekuatan yang diaplikasikan pada bangunan,” pungkasnya.

Sementara, Pelaksana proyek, Angga mengatakan bahwa pada perencanaan ada pilar penyangga. Namun dari pihak sekolah meminta tidak diberikan pilar.

“Sebenarnya perencanaan awal ada pilarnya mas, tapi ada kesepakatan dari pihak sekolah meminta untuk dihilangkan pilarnya biar sama dengan kelas yang sebelah utara mas,” jelas Angga. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *