BLITAR, Kabinetri.id– Kunjungan wisata ke Candi Penataran, salah satu situs bersejarah terbesar di Jawa Timur, dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Kondisi ini memunculkan keprihatinan dari sejumlah pengunjung yang menilai Candi Penataran memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi yang seharusnya tetap ramai dikunjungi.
Pantauan di kawasan Candi Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, suasana terlihat lebih lengang dibandingkan akhir pekan pada tahun-tahun sebelumnya. Area pelataran candi yang biasanya dipenuhi wisatawan, kini hanya dikunjungi beberapa rombongan kecil dan pengunjung perorangan.
Salah satu pengunjung asal Kediri, Rina (32), mengaku terkejut melihat kondisi tersebut. Ia mengatakan, Candi Penataran merupakan tempat bersejarah yang sangat penting dan layak menjadi destinasi wisata edukasi bagi masyarakat luas.
“Terus terang saya prihatin. Candi Penataran ini besar dan punya sejarah panjang, tapi pengunjungnya justru sepi. Padahal tempat seperti ini bisa jadi sarana belajar sejarah, terutama untuk anak-anak dan generasi muda,” ujar Rina saat ditemui di lokasi (21/12/2025).
Sepinya pengunjung juga dirasakan para pedagang di sekitar komplek Candi
“Saya hanya pasrah, berharap penghasilan saya bisa buat makan sehari-hari aja sudah cukup,” ungkapnya.
Mbah Katemi juga menilai, pamor Candi Penataran kian meredup. “Candi ini sudah hilang pamornya. Pengunjung sudah mulai jarang, paling ramai biasanya hari Minggu, tetapi kadang pengunjung juga gak beli,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Agus (45), pengunjung asal Malang yang datang bersama keluarganya. Menurutnya, minimnya promosi dan kurangnya informasi di media sosial bisa menjadi salah satu faktor menurunnya jumlah wisatawan.

“Sekarang orang lebih tertarik ke tempat wisata yang viral. Candi Penataran kalah pamor karena jarang diangkat di media. Padahal suasananya bagus dan nilai sejarahnya luar biasa,” kata Agus.
Agus berharap pemerintah daerah dan pengelola wisata dapat lebih aktif memperkenalkan Candi Penataran melalui berbagai platform digital. Ia juga menilai perlu adanya kegiatan budaya atau event rutin untuk menarik minat wisatawan.
“Kalau ada festival budaya, pameran sejarah, atau kegiatan seni di sini, pasti bisa menarik pengunjung. Jangan sampai candi yang bersejarah ini justru dilupakan,” tambahnya.
Candi Penataran merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang memiliki peran penting dalam sejarah Nusantara. Menurunnya kunjungan wisata ke situs ini dikhawatirkan dapat mengurangi kepedulian masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya.
Para pengunjung berharap, ke depan Candi Penataran kembali menjadi tujuan wisata unggulan di Blitar, tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi sejarah bagi generasi mendatang. (Wiro)














