banner 300250
banner 300250
DAERAHLUAR NEGERIPemerintah DaerahPEMERINTAHANsosial

Jenazah TKW Korban Kebakaran di Hongkong Tiba di Blitar, Dimakamkan 24 Desember 2025

×

Jenazah TKW Korban Kebakaran di Hongkong Tiba di Blitar, Dimakamkan 24 Desember 2025

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

BLITAR, Kabinetri.id– Pemerintah Kabupaten Blitar memastikan proses pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia akibat kebakaran apartemen di Hongkong berjalan dengan aman dan lancar. Jenazah atas nama Sri Wahyuni, PMI asal Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, tiba di rumah duka pada Selasa malam, 23 Desember 2025 sekitar pukul 23.30 WIB.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar melalui laporan resmi menyampaikan, pemulangan jenazah dilakukan berdasarkan surat dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia nomor 20324/PK/12/2025/68 tertanggal 19 Desember 2025. Surat tersebut menginformasikan permohonan bantuan fasilitasi penanganan ketibaan dan pemulangan jenazah WNI/PMI korban insiden kebakaran Apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hongkong.

Jenazah Sri Wahyuni dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya, kemudian dibawa ke Blitar menggunakan ambulans yang difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur – Surabaya. Setibanya di rumah duka, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga dengan pengawalan aparat dan unsur terkait.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Yopie Kharisma Sanusi, menyampaikan

“Pemulangan jenazah PMI ini merupakan bentuk kehadiran dan tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran dan keluarganya,” ujarnya .

Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan pada Rabu pagi, 24 Desember 2025, di wilayah Kelurahan Sutojayan tanpa membuka peti jenazah, sesuai prosedur pemulangan jenazah dari luar negeri.

Dari sisi psikologis, keluarga almarhumah disebut telah menerima kejadian ini dengan ikhlas, meski duka mendalam masih dirasakan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus melakukan pendampingan kepada keluarga, baik secara administratif maupun moril.

Dalam proses pemulangan ini, Disnaker Kabupaten Blitar melakukan berbagai upaya koordinasi, mulai dari Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan Sutojayan, BP3MI Jawa Timur, hingga Kementerian Luar Negeri RI. Sejumlah unsur turut hadir di lokasi, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan P3MI Asa Jaya.

Sebelumnya, peristiwa kebakaran yang menewaskan Sri Wahyuni terjadi di sebuah apartemen di Hongkong dan menjadi perhatian pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Blitar berharap kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem perlindungan bagi PMI, sekaligus memastikan setiap pekerja migran asal daerah mendapat pendampingan optimal sejak penempatan hingga kepulangan. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *