Blitar, Kabinetri.id– Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Blitar menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Kantor Kabupaten (Kankab) Blitar, Kanigoro, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan pengamanan selama masa mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K., yang dalam kesempatan tersebut membacakan amanat Kapolri. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian penting dari proses pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung operasi.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen serta sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026. Tujuannya agar seluruh rangkaian arus mudik hingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana. Selain itu juga sebagai wujud komitmen sinergitas antar instansi dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” ujar AKBP Rivanda saat menyampaikan amanat Kapolri.
Dalam pengamanan Lebaran tahun ini, Polres Blitar telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos wisata yang tersebar di beberapa titik strategis di wilayah Kabupaten Blitar.
Kapolres menyebutkan, sekitar 330 personel telah disiagakan untuk mendukung pengamanan selama periode mudik. Personel tersebut akan difokuskan pada pengamanan jalur lalu lintas pemudik, pusat keramaian, serta destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.
“Dari Polres Blitar kita sudah menyiagakan sekitar 330 personel untuk pengamanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Blitar, termasuk juga untuk pengamanan di tempat wisata,” jelasnya (12/3).
Sementara itu, Bupati Blitar, Drs. Rijanto, MM yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian dan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Menurutnya, kesiapan pengamanan yang matang akan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun yang merayakan Idul Fitri di daerah.
“Dengan adanya Operasi Ketupat Semeru 2026 ini, kita percaya pelaksanaan mudik di Kabupaten Blitar akan berjalan lebih lancar dan tentunya aman bagi masyarakat,” ungkap Rijanto.
Ia juga mengingatkan bahwa tema mudik tahun ini adalah “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, yang menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat saling menjaga ketertiban dan mematuhi aturan lalu lintas.
Bupati juga menyoroti bahwa perayaan Idul Fitri tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga diperlukan koordinasi yang baik agar seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan tertib dan saling menghormati.
“Harapannya masyarakat bisa bersama-sama menjaga ketertiban dan membantu kelancaran mudik tahun ini,” tambahnya.
Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 melibatkan total 161.243 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta berbagai stakeholder terkait. Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik, arus balik, serta berbagai aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Dengan kesiapan personel, pos pengamanan, serta dukungan lintas sektor, diharapkan arus mudik di wilayah Kabupaten Blitar dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat. (Wiro)














