banner 300250
banner 300250
BISNISDAERAHEkonomiKESRAMARVESNASIONALsosial

Kopi Jos Jis Resmi Diluncurkan di Blitar, Bidik Pasar Nasional hingga Ekspor

×

Kopi Jos Jis Resmi Diluncurkan di Blitar, Bidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sebarkan artikel ini
Kopi Jos Jis resmi Diluncurkan

Blitar, Kabinetri.id– Produk kopi lokal Kopi Jos Jis resmi diluncurkan di Kabupaten Blitar, Minggu (9/8/2026). Produk yang diproduksi PT Sapujagat Internasional ini membawa ambisi tidak sekadar menjadi produk kopi daerah, tetapi berkembang ke pasar nasional hingga mancanegara.

Launching diawali dengan seluruh tamu undangan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan sambutan Komisaris Utama PT Sapujagat Internasional H. Beky Hardiansyah yang juga Wakil Bupati Blitar, sebelum ditandai dengan prosesi pemotongan pita bersama jajaran komisaris.

H. Beky Hardiansyah mengatakan, peluncuran Kopi Jos Jis menjadi bagian dari upaya menghadirkan produk usaha yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus ikut mendorong perekonomian Kabupaten Blitar.

“Alhamdulillah hari ini tanggal 9 Agustus, Kopi Jos Jis atau PT Sapujagat Internasional launching untuk Kopi Jos Jis. Saya bersama jajaran komisaris berharap perusahaan PT Sapujagat ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat, bagi Kabupaten Blitar,” ujar Beky.

Ia menegaskan, Kopi Jos Jis diproduksi dari kopi murni tanpa campuran bahan lain. Menurutnya, kualitas produk juga telah melalui pengujian oleh tenaga ahli.

Beky menambahkan, aspek perizinan produk juga telah disiapkan. Ia menyebut perizinan BPOM dan sertifikasi halal telah terbit sehingga produk tersebut siap dipasarkan secara lebih luas.

“Kopi yang kita buat ini benar-benar murni kopi. Jadi tidak ada campuran apa pun dan sudah diuji sama pakarnya. Benar-benar berkualitas dan premium,” katanya.

Salah satu hal yang menjadi pembeda yang disampaikan dalam launching tersebut adalah adanya program hadiah umrah yang dikaitkan dengan produk Kopi Jos Jis.

Menyasar Semua Kalangan

Manager Mutu PT Sapujagad Internasional, Dr Rosyid, mengatakan Kopi Jos Jis sejak awal dirancang untuk dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat.

Distribusi produk akan diarahkan sedekat mungkin dengan konsumen, mulai dari warung, toko hingga angkringan. Dalam pengembangan berikutnya, perusahaan juga menargetkan produk dapat masuk ke jaringan ritel modern.

“Sasarannya memang untuk semua kalangan. Sebisa mungkin Kopi Jos Jis nanti hadir dekat di masyarakat, di warung-warung, toko-toko, atau di angkringan-angkringan terdekat,” kata Rosyid.

Tidak berhenti di pasar lokal, PT Sapujagat Internasional juga memasang target lebih besar. Perusahaan menargetkan Kopi Jos Jis dapat menembus pasar ekspor.

“Goals kita karena mendunia, ya ekspor,” ujarnya.

Target tersebut dirangkum melalui slogan “Dari Nusantara untuk Dunia”, sekaligus menjadi gambaran arah pengembangan Kopi Jos Jis ke depan.

Dr Rosyid memastikan masyarakat sudah dapat mulai menikmati produk tersebut. Distribusi perdana dijadwalkan mulai Senin (10/8/2026), termasuk akan hadir dalam kegiatan pengajian Gus Iqdam.

“Besok sudah mulai kita sebarkan. Yang paling terdekat di pengajiannya Gus Iqdam pasti ada,” katanya.

Dorong Penyerapan Tenaga Kerja dan Petani Kopi

Pendamping sekaligus penasihat jajaran Komisaris PT Sapujagat Internasional, Gus Iqdam, berharap kehadiran Kopi Jos Jis tidak hanya berhenti pada aktivitas bisnis.

Menurutnya, usaha tersebut harus memiliki dampak sosial, terutama dalam membuka peluang kerja serta meningkatkan peran petani kopi.

“Semoga kopi ini benar-benar membawa kemanfaatan, khususnya ke depan itu juga penyerapan tenaga kerja dan mengangkat petani kopi,” ujar Gus Iqdam.

Ia menjelaskan, nama Sapujagat terinspirasi dari doa Sapujagat yang berbunyi “Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban-nar“. Filosofi tersebut menjadi harapan agar usaha yang dibangun dapat memberikan kebaikan dan manfaat, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

“Makanya moto kita yang utama bagaimana usaha ini benar-benar membawa kemanfaatan. Tagline kita adalah ‘Dari Nusantara untuk Dunia’,” jelasnya.

Pemkab Blitar Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Bupati Blitar Rijanto menyambut positif peluncuran Kopi Jos Jis. Ia menilai langkah pengusaha muda seperti Beky Hardiansyah dapat menjadi bagian dari penguatan sektor ekonomi daerah.

Rijanto menyebut kehadiran PT Sapujagat Internasional dengan produk Kopi Jos Jis berpotensi ikut mendorong penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Blitar.

“Beliau punya terobosan yang hebat, membantu kemajuan daerah lewat usaha PT Sapujagat Internasional dengan produknya Kopi Jos Jis,” kata Rijanto.

Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar manfaat pembangunan dapat lebih cepat dirasakan masyarakat.

“Tanpa kerja sama yang baik antara pemerintah dan swasta, mustahil akan cepat berhasil dan dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Rijanto pun menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha muda yang mulai mengembangkan usaha sekaligus membawa produk lokal menuju pasar yang lebih luas.

Dengan peluncuran tersebut, Kopi Jos Jis kini memasuki tahap distribusi ke masyarakat. Tantangan berikutnya bukan sekadar memperkenalkan produk, tetapi membuktikan konsistensi kualitas, memperluas jaringan pemasaran, serta mewujudkan target besar “Dari Nusantara untuk Dunia” yang diusung PT Sapujagat Internasional. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *