banner 300250
banner 300250
DAERAHDPREkonomiKESRAMARVESNASIONALPemerintah DaerahPEMERINTAHANPOLITIKsosial

Gubernur Khofifah Pantau Pasar Murah di Panggungrejo dan Sutojayan Blitar

×

Gubernur Khofifah Pantau Pasar Murah di Panggungrejo dan Sutojayan Blitar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Khofifah Pantau Pasar Murah

BLITAR, Kabinetri.id— Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di Kabupaten Blitar yang menjadi titik ke-118 penyelenggaraan program tersebut.

Peninjauan dilakukan di Kecamatan Panggungrejo dan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Dalam program itu, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah standar harga pasar karena mendapat subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Berbagai komoditas pangan, mulai dari minyak goreng, gula hingga kebutuhan sembako lainnya, disediakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov Jatim memperluas penjangkauan kebutuhan logistik masyarakat di berbagai daerah.

Khofifah mengatakan Pasar Murah dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan.

“Harapan kita, semua penjangkauan ini bisa membantu memfasilitasi pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat. Di pasar murah ini, semua sembako yang dijual harganya berada di bawah standar harga pasar karena ada intervensi subsidi dari Pemprov,” ujar Khofifah di sela-sela peninjauan Pasar Murah di Blitar, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, intervensi subsidi terhadap sejumlah komoditas pangan pokok menjadi salah satu langkah untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat daya beli warga.

Pemprov Jatim menempatkan Pasar Murah sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah. Ketersediaan pasokan dan kemampuan masyarakat dalam menjangkau harga pangan menjadi dua aspek yang terus diperhatikan dalam pelaksanaan program tersebut.

Di Kabupaten Blitar, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perluasan Pasar Murah Pemprov Jatim yang telah menjangkau berbagai wilayah. Titik ke-118 tersebut memperlihatkan upaya pemerintah daerah tingkat provinsi untuk mendekatkan distribusi bahan pokok bersubsidi kepada masyarakat.

Khofifah juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga pangan.

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemprov Jatim tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi pelengkap bagi berbagai kebijakan dan program yang telah dijalankan pemerintah daerah di tingkat kabupaten maupun kota.

“Apa yang kita lakukan sesungguhnya bersifat melengkapi dan menguatkan dari apa yang sudah dilakukan oleh Bupati maupun Wali Kota. Jadi saling memperkuat satu sama lain,” pungkasnya.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap kebutuhan bahan pokok masyarakat dapat terus terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau, sementara stabilitas harga pangan di daerah tetap terjaga.

Program Pasar Murah sendiri menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menghadapi dinamika harga pangan. Dengan subsidi langsung terhadap sejumlah komoditas, masyarakat diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap kebutuhan pokok tanpa harus terbebani kenaikan harga di pasaran. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *