BLITAR, Kabinetri.id— Upaya mewujudkan hunian yang lebih aman dan layak bagi masyarakat terus dilakukan melalui semangat gotong royong. Babinsa Kelurahan Tawangsari, Koramil 0808/02 Garum, Sertu Puji S, bersama warga turun langsung membantu renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Imam di Lingkungan Ngebrak RT 01/RW 03, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan difokuskan pada pemasangan atap genteng rumah. Sejak pagi, Sertu Puji S bersama masyarakat bahu-membahu memperbaiki rangka atap, merapikan kayu penyangga, hingga memasang genteng secara bergotong royong. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata kepedulian Babinsa terhadap kondisi warga di wilayah binaannya.
Sertu Puji S mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam renovasi RTLH bukan sekadar membantu pekerjaan fisik, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kondisi atap menjadi salah satu bagian penting yang harus segera diperbaiki agar rumah dapat memberikan perlindungan maksimal bagi penghuninya.
“Yang kami lakukan bersama warga ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong. Kami berharap setelah atap selesai diperbaiki, rumah Bapak Imam bisa segera ditempati dengan lebih nyaman, aman, dan terlindungi dari panas maupun hujan,” ujar Sertu Puji S.
Ia menambahkan, budaya gotong royong merupakan kekuatan penting masyarakat dalam membantu warga yang tengah menghadapi kesulitan. Karena itu, Babinsa akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan bantuan sesuai kemampuan, terutama dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.
Bagi Imam, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi keluarganya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Sertu Puji S dan warga yang telah meluangkan waktu serta tenaga untuk membantu mempercepat proses renovasi rumahnya.
Dengan pemasangan atap yang dikerjakan secara bersama-sama, Imam dan keluarga kini memiliki harapan baru untuk segera menempati hunian yang lebih layak, sehat, dan aman. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian sosial dan gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar. (Wiro)














