Banyuwangi, Kabinetri.id — Prestasi membanggakan kembali mengharumkan dunia pendidikan dasar di Kabupaten Banyuwangi. Syakila Zahwa Aghnesa, siswi SD Negeri 1 Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, sukses meraih Juara II Lomba Tahfidz Al-Qur’an kategori SD kelas 4–6 dalam ajang Lomba “Prestasi Anak Sholeh 2026” yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi.
Keberhasilan Syakila tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan mendalam bagi kedua orang tuanya, Ruslan Abdul Gani dan Nur Susiani. Keduanya tampak haru saat menyaksikan putri mereka menerima trofi dan piagam penghargaan pada acara penyerahan hadiah yang digelar Minggu (25/1/2026) di Deli Cafe Banyuwangi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Ini hadiah terindah bagi kami sebagai orang tua. Semoga Syakila istiqomah menghafal Al-Qur’an dan prestasi ini menjadi awal dari masa depan yang baik,” ujar Ruslan Abdul Gani dengan penuh haru.
Ibu kandung Syakila, Nur Susiani, mengaku tak menyangka kerja keras putrinya mampu berbuah prestasi membanggakan di tingkat kabupaten. Ia menuturkan, sejak usia dini Syakila telah menunjukkan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.
“Kami hanya berupaya mendampingi dan memberikan motivasi di rumah. Selebihnya, Syakila yang berjuang dengan ketekunan dan kedisiplinannya sendiri. Semoga capaian ini menjadi amal jariyah sekaligus bekal hidupnya di masa depan,” tuturnya.
Lomba Prestasi Anak Sholeh Kemenag Banyuwangi digelar secara daring pada Jumat (23/1/2026) dan diikuti peserta dari jenjang TK/PAUD hingga SD se-Kabupaten Banyuwangi, dengan perwakilan putra dan putri dari masing-masing sekolah.
Beragam cabang lomba dipertandingkan, antara lain Tahfidz Al-Qur’an, Hafalan Asmaul Husna, Hafalan Doa, Hafalan Surah, Fotogenic, Adu Bakat Tari, serta Adu Bakat Musik.
Kepala SDN 1 Kertosari, Hj. Sri Endang Murniati, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian siswinya. Ia menilai prestasi Syakila merupakan hasil nyata dari pembinaan karakter religius yang konsisten diterapkan di sekolah.
“Prestasi ini bukan hanya soal juara, tetapi tentang pembentukan karakter. Kami berharap capaian Syakila menginspirasi siswa lain untuk berprestasi secara akademik dan spiritual,” ungkapnya.
Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN 1 Kertosari, Bu Fatim, menyebut keberhasilan Syakila sebagai bukti bahwa pembinaan hafalan Al-Qur’an sejak dini mampu melahirkan generasi unggul.
“Syakila disiplin, tekun, dan memiliki semangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa siswa SD pun mampu berprestasi di bidang keagamaan jika dibimbing dengan baik,” jelasnya.
Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi memberikan trofi dan piagam penghargaan resmi, yang ditandatangani Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
Prestasi Syakila Zahwa Aghnesa diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi orang tua dan sekolah lain untuk terus menanamkan nilai-nilai Qurani dan pendidikan karakter sejak usia dini di Kabupaten Banyuwangi. (R46)
Pewarta: Ruslan Abdul Gani
Kabiro Wilayah Banyuwangi














