banner 300250
banner 300250
BudayaDAERAHHukumPOLRI

Diduga Tak Profesional, EO FA Production Dilaporkan Orang Tua Peserta Talent Show 2025 di Blitar

×

Diduga Tak Profesional, EO FA Production Dilaporkan Orang Tua Peserta Talent Show 2025 di Blitar

Sebarkan artikel ini

Blitar, Kabinetri.id— Event Organizer (EO) asal Kediri, FA Production (FAP), resmi dilaporkan ke Polsek Kepanjen Kidul, Kota Blitar, oleh sejumlah orang tua peserta Indonesia Talent Show 2025. Laporan tersebut dilayangkan pada Selasa (23/12/2025) akibat dugaan ketidakprofesionalan dalam penyelenggaraan acara yang digelar di Aula Kecamatan Kepanjen Kidul pada hari Minggu, 21/12/2025.

Kegiatan Indonesia Talent Show 2025 ini sebelumnya melakukan penjaringan peserta sejak beberapa minggu sebelum pelaksanaan melalui sistem pendaftaran online. Namun, pada hari pelaksanaan, panitia justru membuka kembali pendaftaran secara on the spot, yang dinilai melanggar ketentuan awal dan memicu kekacauan teknis di lokasi acara.

Para orang tua menyebut, biaya pendaftaran yang ditetapkan tidak sedikit. Untuk kategori peserta perorangan dikenakan biaya Rp100 ribu, sedangkan kategori kelompok dipungut Rp200 ribu. Sebagai imbalannya, panitia menjanjikan hadiah berupa piala, sertifikat, serta uang pembinaan bagi para pemenang lomba.

Namun dalam pelaksanaannya, membludaknya jumlah peserta akibat pendaftaran dadakan membuat jadwal lomba menjadi tidak teratur. Banyak peserta yang harus menunggu lama untuk tampil, bahkan hingga larut malam. Kondisi tersebut memicu kekecewaan para orang tua karena dinilai tidak sesuai dengan rundown dan ketentuan yang telah disepakati sejak awal.

Salah satu orang tua peserta, Kholam Sidharta (35), mengungkapkan rasa kecewanya terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Ia menilai pihak EO tidak konsisten dan mengabaikan kenyamanan serta keselamatan anak-anak peserta.

“Harapan kami pihak EO segera mempertanggungjawabkan atas kegiatan tersebut, sekaligus meminta maaf secara terbuka baik ke orang tua juga peserta lomba,” pungkas Kholam (23/12), usai melaporkan pihak EO ke pihak berwajib.

Menurutnya, laporan yang dibuat bersama orang tua lainnya bukan hanya terkait biaya pendaftaran, tetapi juga menyangkut dampak psikologis yang dialami anak-anak akibat ketidakteraturan acara. Beberapa peserta dilaporkan mengalami kelelahan fisik dan tekanan emosional setelah menunggu lama tanpa kejelasan jadwal tampil.

Selain persoalan teknis, kegiatan Indonesia Talent Show 2025 tersebut juga disebut-sebut diduga belum mengantongi izin resmi, sehingga menambah daftar keluhan dari para orang tua peserta. Situasi di lokasi sempat memanas karena adanya protes dari orang tua yang merasa dirugikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak FA Production belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait laporan tersebut. Sementara itu, pihak Polsek Kepanjen Kidul membenarkan telah menerima laporan dan saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti terkait penyelenggaraan acara Indonesia Talent Show 2025 tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi pembelajaran bagi penyelenggara event agar lebih profesional serta mengedepankan kepentingan dan keamanan peserta, khususnya anak-anak. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *