banner 300250
banner 300250
DAERAHPOLRI

Tragedi Pagi di Ngadiluwih Kediri, Laka Beruntun Libatkan Truk dan Bemotor, 3 Orang Meninggal Dunia

×

Tragedi Pagi di Ngadiluwih Kediri, Laka Beruntun Libatkan Truk dan Bemotor, 3 Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Laka Beruntun Libatkan Truk dan Bemotor, 3 Orang Meninggal Dunia
Laka Beruntun Libatkan Truk dan Bemotor, 3 Orang Meninggal Dunia

Kediri, Kabinetri.id– Kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut tiga nyawa terjadi di Jalan Umum Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden maut ini melibatkan sebuah truk, sepeda motor, dan becak motor (bemotor), yang sontak menggegerkan warga sekitar.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat aktivitas pagi mulai ramai. Sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi Z 8190 TB yang dikemudikan Arif Rudi (54), warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, melaju dari arah utara menuju selatan.

Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga melaju terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat AG 5936 BZ yang dikendarai Fitria Nova A (19), seorang pelajar asal Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, serta sebuah becak motor yang dikemudikan Cholil (72) dengan penumpang Maimonah (66), warga Desa Wonorejo.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Truk menghantam sepeda motor lebih dahulu, kemudian menghantam becak motor. Benturan keras membuat kedua kendaraan kecil tersebut terpental ke sisi jalan.

Akibat kecelakaan beruntun ini, ketiga korban yakni Fitria Nova A, Cholil, dan Maimonah meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka parah.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Ipda Suhendra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa dugaan awal kecelakaan disebabkan truk yang masuk ke jalur berlawanan.

“Karena jarak sudah dekat, tabrakan tidak bisa dihindari. Truk menabrak sepeda motor Honda Beat dan becak motor yang melaju dari arah selatan ke utara,” ujar Ipda Suhendra saat dikonfirmasi (21/01).

Petugas kepolisian bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Seluruh jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses visum.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat akibat penanganan kecelakaan. Ketiga kendaraan yang terlibat kini telah diamankan di Mapolsek Ngadiluwih sebagai barang bukti.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sopir truk dan sejumlah saksi mata untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *