banner 300250
banner 300250
DAERAHPendidikansosial

1.811 Mahasiswa UN PGRI Kediri Resmi Terjun ke 46 Kelurahan, Wali Kota Dorong KKN Hadirkan Solusi Nyata

×

1.811 Mahasiswa UN PGRI Kediri Resmi Terjun ke 46 Kelurahan, Wali Kota Dorong KKN Hadirkan Solusi Nyata

Sebarkan artikel ini
1.811 mahasiswa dari berbagai fakultas diterjunkan ke 46 kelurahan se-Kota Kediri untuk melaksanakan KKN Tematik
1.811 mahasiswa dari berbagai fakultas diterjunkan ke 46 kelurahan se-Kota Kediri untuk melaksanakan KKN Tematik

Kediri, Kabinetri.id– Pemerintah Kota Kediri resmi memberangkatkan mahasiswa Universitas Nusantara (UN) PGRI Kediri dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026. Apel pemberangkatan berlangsung di Halaman Balai Kota Kediri, Rabu (21/1/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atau akrab disapa Mbak Wali.

Sebanyak 1.811 mahasiswa dari berbagai fakultas diterjunkan ke 46 kelurahan se-Kota Kediri untuk melaksanakan KKN Tematik selama hampir satu bulan, mulai 21 Januari hingga 14 Februari 2026. Program ini menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri menegaskan bahwa KKN Tematik bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang pengabdian bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata. Ia berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan dengan menghadirkan solusi konkret atas persoalan sosial, ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan di lingkungan masyarakat.

“Manfaatkan kegiatan KKN Tematik ini sebaik mungkin. Tunjukkan bahwa anak muda bisa menjadi teladan dan membawa perubahan positif bagi Kota Kediri,” ujar Mbak Wali (21/01).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, kedisiplinan, serta tanggung jawab selama menjalankan tugas pengabdian. Pasalnya, mahasiswa tidak hanya membawa nama baik kampus, tetapi juga keluarga dan daerah asal masing-masing. Terlebih, peserta KKN Tematik UN PGRI Kediri berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur, Papua, Riau, dan daerah lainnya.

Sementara itu, Rektor UN PGRI Kediri Zainal Afandi menjelaskan bahwa KKN Tematik merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, program ini dirancang berbasis potensi dan kebutuhan masing-masing kelurahan.

Namun demikian, terdapat dua fokus utama yang wajib dijalankan oleh seluruh kelompok KKN, yaitu mendukung percepatan penurunan angka stunting serta membantu penanganan permasalahan sampah yang saat ini menjadi tantangan bersama di Kota Kediri.

“Melalui KKN Tematik, mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi langsung untuk masyarakat. Harapannya, kehadiran mereka benar-benar memberi dampak positif,” jelas Zainal.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj. Sekretaris Daerah Kota Kediri Ferry Djatmiko, para Asisten Sekda, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono, Kepala Bakesbangpol Didik Catur, jajaran YPLP PT PGRI Kediri, pimpinan UN PGRI Kediri, para camat, lurah, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta KKN.

Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, KKN Tematik UN PGRI Kediri 2026 diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Kota Kediri. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *