KEDIRI, Kabinetri.id— Sebanyak 5.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan Bandara Internasional Dhoho Kediri dalam gelaran Kediri Half Marathon 2026, Minggu (17/5/2026). Event lari terbesar di Kediri Raya ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kediri sekaligus menghadirkan pengalaman unik dengan venue utama di kawasan bandara internasional.
Kediri Half Marathon 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari 21K, 10K, 5K hingga kategori 2K Difabel. Ribuan peserta dari berbagai komunitas dan daerah tampak antusias mengikuti event yang tahun ini menawarkan konsep berbeda dibanding ajang lari pada umumnya.
Kawasan Bandara Dhoho dipilih sebagai venue utama karena dinilai memiliki daya tarik tersendiri melalui desain arsitektur modern, area terbuka luas, serta atmosfer bandara internasional yang jarang ditemui dalam event olahraga. Tidak sedikit peserta memanfaatkan area terminal dan sejumlah titik ikonik di kawasan bandara untuk berfoto dan mengabadikan momen.
Sepanjang rute lomba, peserta disuguhi pemandangan kawasan bandara dan area sekitar yang memberikan pengalaman baru bagi para pelari. Suasana semakin meriah dengan hadirnya tenant UMKM lokal, hiburan musik, serta penampilan bintang tamu Silvy Kumala Sari dan Nurbayan yang menghibur peserta sejak pagi hari.
Direktur PT Surya Dhoho Investama, Maksin Arisandi, mengatakan keterlibatan Bandara Dhoho dalam event tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan kawasan dan memperluas dampak ekonomi daerah.
Menurutnya, Bandara Dhoho tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi baru di Kediri Raya.
“Melalui event ini, kami ingin menghadirkan dampak positif bagi pariwisata, UMKM, dan exposure daerah secara lebih luas,” ujarnya (17/5).
Sementara itu, Manager Marketing Communication PT Surya Dhoho Investama, Poppy Finalia Prameswari, menyebut konsep event di kawasan bandara dipilih untuk menghadirkan pengalaman baru sekaligus memperkuat daya tarik Kediri Half Marathon di tingkat nasional.
Ia menilai peserta tidak hanya mengikuti lomba lari, tetapi juga menikmati atmosfer kawasan bandara internasional dengan arsitektur modern dan ikonik.
Dukungan pelaksanaan kegiatan juga datang dari PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola Bandara Internasional Dhoho Kediri. General Manager Bandara Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, memastikan seluruh persiapan dilakukan bersama stakeholder terkait agar kegiatan berjalan aman tanpa mengganggu operasional penerbangan.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan Kediri Half Marathon 2026 dengan tetap mengedepankan aspek safety, security, service, serta kelancaran operasional penerbangan,” katanya.
Kediri Half Marathon 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisata, memperkuat ekonomi lokal, serta memperluas awareness terhadap Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai gerbang baru Jawa Timur bagian selatan. (Wiro)














