banner 300250
banner 300250
DAERAHEkonomisosial

Tahun Baru 2026, Pantai Serang Blitar Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Sunset Jadi Magnet Utama

×

Tahun Baru 2026, Pantai Serang Blitar Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Sunset Jadi Magnet Utama

Sebarkan artikel ini

BLITAR, Kabinetri.id– Pantai Serang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Blitar selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Berada di pesisir selatan Jawa Timur dan langsung menghadap Samudra Hindia, Pantai Serang menawarkan ruang rekreasi terbuka dengan panorama laut lepas, suasana alami, serta fasilitas wisata yang semakin tertata.

Salah satu daya tarik utama Pantai Serang adalah panorama matahari terbenam. Pada periode tertentu, khususnya antara Oktober hingga Februari, matahari tampak tenggelam tepat di tengah bentang pantai. Gradasi warna jingga hingga kemerahan yang memantul di permukaan laut kerap menjadi buruan wisatawan, fotografer, hingga konten kreator media sosial.

Selain menikmati panorama, wisatawan juga disuguhi beragam aktivitas wisata. Pengunjung dapat menjajal wahana ATV di sepanjang garis pantai, berinteraksi langsung dengan nelayan lokal yang baru pulang melaut, hingga bersantai di gazebo sambil menikmati hembusan angin laut. Suasana Pantai Serang yang relatif luas juga membuat wisatawan merasa lebih leluasa meski kunjungan sedang padat.

Kuliner menjadi magnet tersendiri di kawasan ini. Deretan warung sederhana di tepi pantai menyajikan aneka hidangan laut segar seperti ikan bakar hasil tangkapan nelayan setempat, aneka seafood, hingga rujak khas pesisir. Harga yang terjangkau membuat wisata kuliner Pantai Serang ramah bagi semua kalangan. Es kelapa muda pun menjadi menu favorit untuk melepas dahaga di tengah cuaca pantai.

Kepala Desa Serang sekaligus pelaku wisata setempat, Dwi Handoko, mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan selama libur Nataru tahun ini mengalami peningkatan signifikan.

“Selama libur Natal dan Tahun Baru, mulai 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, total kunjungan wisatawan ke Pantai Serang mencapai 19.414 orang. Angka ini meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Dwi Handoko, Minggu (04/01/2026).

Menurutnya, puncak kunjungan terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, lonjakan tertinggi ada di hari pertama tahun baru. Wisatawan datang sejak pagi hingga malam untuk menikmati suasana pantai dan momen pergantian tahun,” tambahnya.

 

Tak hanya mengandalkan keindahan alam, Pantai Serang juga kaya akan nilai budaya. Setiap tahun digelar Serang Culture Festival yang menampilkan seni tradisional, parade layang-layang, hingga atraksi patung pasir. Agenda budaya ini rutin menarik wisatawan dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi.

Selain itu, tradisi Larung Sesaji pada malam 1 Suro menjadi momen sakral yang merefleksikan hubungan harmonis masyarakat pesisir dengan alam. Prosesi adat tersebut selalu menyedot perhatian ribuan pengunjung dan menjadi daya tarik wisata budaya yang khas.

Pantai Serang berjarak sekitar 40–45 kilometer dari pusat Kota Blitar dan dapat ditempuh dalam waktu 1 hingga 1,5 jam perjalanan. Akses jalan menuju lokasi relatif baik dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Harga tiket masuk pun terjangkau, dengan kawasan pantai yang dibuka selama 24 jam.

Berbagai fasilitas pendukung tersedia, mulai dari area parkir luas,area outbound, lokasi berkemah, toilet, musala, gazebo, kafe, hingga homestay bagi wisatawan yang ingin bermalam.

Kini, Pantai Serang bukan hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga etalase harmoni antara alam, budaya, dan kehidupan masyarakat pesisir. Destinasi ini layak menjadi pilihan utama wisata Nataru di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) , Blitar dan Jawa Timur. (Wiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *